Iklan Shopee: Jenis Iklan, Saldo Iklan, PPN, dan Cara Menilai Hasilnya dengan Jujur
Jenis iklan Shopee, cara saldo iklan dipotong, PPN dan faktur pajak iklan, metrik ROAS dan ACOS, serta cara mengubah angka dasbor menjadi laba nyata.

Poin penting
- Iklan Shopee memotong Saldo Iklan, bukan saldo penjualan per pesanan. Iklan Produk GMV Max, Iklan Live, dan Iklan Banner dihitung per seribu tayangan, sedangkan Iklan Toko dihitung per klik. Pembelian saldo dikenai PPN dan saldo tidak bisa dikembalikan.
- ROAS dan ACOS di dasbor dihitung dari omzet yang diatribusikan ke iklan dalam tujuh hari setelah klik. Angka itu belum dipotong biaya marketplace, retur, pembatalan, dan modal barang, jadi ROAS yang tampak bagus belum tentu untung.
- Biarkan iklan otomatis belajar tujuh hari, ubah pengaturan paling banyak dua puluh persen per langkah, dan nilai hasilnya dengan laba per pesanan yang sudah kamu hitung sendiri sebelum menambah modal.
Daftar isi
- Empat jenis iklan dan siapa yang bisa memakainya
- Iklan Produk GMV Max: cara kerja, mode, dan satu iklan per produk
- Saldo Iklan: cara isi, urutan potong, dan hal yang tidak bisa dikembalikan
- PPN dan Faktur Pajak Iklan yang sering menimbulkan kejutan
- Membaca metrik: apa yang diukur dan apa yang tidak
- Dari ROAS dasbor ke laba nyata
- Promo Khusus Pengguna Iklan: hemat biaya program atau jebakan belanja iklan
- Langkah mengelola iklan tanpa membakar saldo
- Kesalahan yang sering terjadi
- Pertanyaan yang sering ditanyakan
- Sumber dan rujukan
Banyak seller membuka Iklan Shopee dengan satu harapan: biaya iklan dikeluarkan, penjualan naik, selesai. Kenyataannya ada tiga pertanyaan yang jarang dijawab sebelum saldo diisi. Berapa sebenarnya yang terpotong dan kapan? Angka mana di dasbor yang bisa dipercaya? Dan apakah kenaikan omzet itu masih menyisakan laba setelah semua potongan?
Artikel ini membahas Iklan Shopee berdasarkan halaman resmi Pusat Edukasi Penjual: jenis iklan, cara Saldo Iklan dipotong, pajaknya, metrik yang tersedia, dan hubungan iklan dengan biaya program lain. Setelah itu ada cara praktis untuk menerjemahkan angka dasbor menjadi laba nyata, karena hanya kamu yang tahu modal barangnya.
Empat jenis iklan dan siapa yang bisa memakainya
Halaman Tentang Iklan Shopee, diperbarui 21 Agustus 2026, membagi iklan menjadi empat jenis. Iklan Produk GMV Max menempatkan produk di hasil pencarian, kolom rekomendasi, bagian Kamu Mungkin Juga Suka, dan Shopee Games. Iklan Live menaikkan jumlah penonton sesi livestream di jalur utama Shopee Live. Iklan Toko menampilkan nama toko, voucher, dan rekomendasi produk di baris paling atas halaman pencarian. Iklan Banner menampilkan materi visual di halaman dengan paparan tertinggi.
Tidak semua jenis terbuka untuk semua toko. Iklan Toko mensyaratkan minimal empat daftar produk aktif dan lebih dari empat puluh pesanan yang sudah dinilai pembeli, dan daftar toko yang memenuhi syarat diperbarui sistem setiap hari. Iklan Banner saat ini hanya untuk penjual Shopee Mall terpilih. Di aplikasi Seller Centre, iklan yang bisa dibuat hanya Iklan Produk dan Iklan Live. Untuk toko baru, jalur yang realistis hampir selalu Iklan Produk.
Ada juga batasan produk. Beberapa kategori tetap bisa dijual tetapi tidak bisa diiklankan, misalnya produk bertanda gift atau not for sale, susu formula, produk kesehatan seksual, dan resep medis. Foto dan video iklan juga harus mengikuti kebijakan konten, sehingga iklan bisa diturunkan atau ditolak bila visualnya melanggar. Jika iklanmu tidak muncul sebagai pilihan, periksa dulu kategori dan kebijakan konten produknya.
Iklan Produk GMV Max: cara kerja, mode, dan satu iklan per produk
Menurut halaman yang sama, Iklan Produk GMV Max memakai penayangan berbasis impresi. Sistem menganalisis data tayangan dan pembelian untuk menampilkan iklan ke pembeli yang lebih relevan dan mengatur distribusinya. Untuk iklan yang memenuhi syarat ada proteksi ROAS yang membantu menjaga efisiensi. Kamu memilih mode bidding GMV Max ROAS atau GMV Max Auto, lalu mengatur modal harian dan durasi.
Tiga opsi yang perlu kamu bedakan: Iklan Produk Otomatis agar sistem membagi modal ke banyak produk berdasarkan modal harian, Grup Iklan pada GMV Max ROAS untuk mengiklankan dua sampai tiga puluh produk dalam satu iklan, dan Iklan Produk Baru untuk produk yang ditambahkan dalam tiga puluh hari terakhir. Fitur GMV Max hanya bisa aktif pada satu iklan per produk. FAQ di halaman itu menambahkan bahwa bila GMV Max dan iklan lain berjalan bersamaan pada produk yang sama, sistem otomatis menjeda iklan lainnya.
Hasil iklan diatribusikan dengan dua cara: atribusi klik selama tujuh hari, dan atribusi tampilan selama satu hari bila pembeli melihat iklan lalu checkout di luar iklan dalam dua puluh empat jam. Artinya sebagian pesanan yang tercatat sebagai hasil iklan sebenarnya pembeli yang hanya melihat iklanmu lalu membeli lewat jalur lain. Itu bukan kecurangan, tetapi ada alasan untuk membaca angka ROAS dengan hati-hati.
Saldo Iklan: cara isi, urutan potong, dan hal yang tidak bisa dikembalikan
Iklan dibayar dari Saldo Iklan, terpisah dari saldo penjual. Kamu bisa mengisi manual lewat Seller Centre atau aplikasi, atau mengaktifkan Isi Saldo Otomatis yang menarik dari penghasilan atau dari saldo penjual, maksimal satu kali per hari. Metode pembayarannya beragam, dari saldo penjual dan ShopeePay sampai transfer bank, gerai ritel, dan kartu. Agar isi otomatis dari saldo penjual berjalan, saldo penjual harus mencukupi. Menurut FAQ di halaman itu, saldo masuk paling lama tiga puluh menit setelah pembayaran berhasil.
Cara pemotongannya menentukan bagaimana kamu membaca laporan. Biaya Iklan Produk GMV Max, Iklan Banner, dan Iklan Live dikenakan per seribu tayangan, sehingga terpotong saat iklan tampil walaupun tidak diklik. Biaya Iklan Toko dikenakan per klik. Saat memotong, sistem memakai saldo yang paling dekat tanggal kedaluwarsanya, lalu yang diterima paling awal, lalu berdasarkan jenis: Bonus Saldo Umum, Bonus Saldo 1:1, baru Saldo Iklan Berbayar. Bila saldo berbayar tidak cukup saat memakai Bonus Saldo 1:1, bonus 1:1 dan bonus umum tidak bisa dipakai.
Tiga aturan yang sering terlewat. Saldo Iklan tidak dapat dikembalikan setelah dibeli, termasuk bila akun sedang dibatasi. Saldo Iklan hanya untuk memasang iklan, tidak bisa untuk membeli produk lain, dan tidak bisa dibelikan untuk orang lain. Saldo yang dibeli dengan voucher atau paket diskon punya tanggal kedaluwarsa, sedangkan saldo tanpa voucher tidak kedaluwarsa. Karena tidak bisa ditarik, isi saldo sesuai kebutuhan satu atau dua minggu ke depan, bukan sekaligus besar. Shopee juga menyebut Proteksi Saldo: klik berulang yang disengaja dari pengguna yang sama atau aktivitas bot yang terdeteksi tidak dibebankan.
PPN dan Faktur Pajak Iklan yang sering menimbulkan kejutan
Setiap pembelian Saldo Iklan, termasuk isi otomatis, dikenai PPN sebelas persen pada nominal akhir pembayaran setelah diskon. Ilustrasi dengan angka rekaan: membeli saldo iklan Rp50.000 berarti membayar Rp55.500, dan yang masuk ke saldo tetap Rp50.000. Jadi biaya iklan yang kamu catat di pembukuan harus dibedakan antara saldo yang diperoleh dan jumlah uang yang keluar. Jika kamu hanya mencatat saldo, uang keluar kamu terlihat lebih kecil dari yang sebenarnya.
FAQ pajak di halaman itu juga menjelaskan Faktur Pajak Iklan. Mulai Agustus 2026, faktur ini diterbitkan langsung bagi penjual yang sudah terdaftar sebagai penerima Faktur Pajak Penjual, memakai data NPWP dan Informasi Perusahaan yang tersimpan di Seller Centre. Penjual yang sebelumnya hanya terdaftar untuk faktur pajak iklan harus menyelesaikan pendaftaran dan pembaruan data paling lambat 30 September 2026. Bila belum, mulai Oktober 2026 faktur pajak iklan tidak diterbitkan sampai prosesnya selesai. Karena hari ini sudah awal Oktober, kalau kamu masuk golongan itu, periksa Informasi Perusahaan di Profil Toko sekarang.
Halaman itu juga menyinggung PPh 23 dan surat keterangan bebas pajak dengan periode yang sudah lewat. Soal pemotongan dan pengkreditan pajak, tanyakan ke konsultan pajak atau KPP karena jawabannya bergantung pada status usahamu. Untuk pencatatan, cukup pastikan faktur dan bukti pembayaran saldo iklan tersimpan per bulan. Cara memeriksanya di Seller Centre ada di artikel Faktur Saya Shopee.
Membaca metrik: apa yang diukur dan apa yang tidak
Halaman Tentang Iklan Shopee menyusun metrik menurut tujuan. Untuk visibilitas: dilihat, klik, dan persentase klik atau CTR, yaitu klik dibagi dilihat. Untuk penjualan agresif: produk terjual dan GMV. Untuk penjualan efektif: ACOS dan ROAS. ACOS adalah biaya dibagi omzet, ROAS adalah omzet dibagi biaya. Ilustrasi angka rekaan: biaya Rp60 ribu dengan omzet Rp300 ribu berarti ACOS dua puluh persen dan ROAS lima. Produk terjual dan GMV dihitung dari klik iklan dengan jendela maksimal tujuh hari.
Shopee menyarankan memakai target ROAS yang direkomendasikan, karena rekomendasi itu disesuaikan dengan produk, kategori, dan performa historis. Halaman itu menyebut sebaiknya target tidak lebih dari dua puluh lima persen di atas rekomendasi. Target yang terlalu tinggi membuat iklan hampir tidak tayang, lalu kamu menyalahkan iklan padahal pengaturanmu yang membatasi.
Yang tidak diukur oleh metrik ini juga penting. Omzet atribusi adalah nilai transaksi, bukan uang yang kamu terima. Ia belum dikurangi biaya administrasi, biaya proses pesanan, program opsional, ongkir yang ditanggung, retur, dan pembatalan, apalagi modal barang. Dua toko dengan ROAS sama bisa berbeda total: satu untung, satu rugi, tergantung margin produknya.
Dari ROAS dasbor ke laba nyata
Jembatan antara angka dasbor dan uang nyata adalah ROAS impas, yaitu harga jual dibagi laba per pesanan sebelum iklan. Rumus lengkap dan contohnya ada di artikel ROAS impas. Iklan baru layak diteruskan bila ROAS aktual di atas ROAS impas, bukan sekadar di atas angka yang terasa bagus. Laba sebelum iklan sendiri berasal dari harga jual dikurangi potongan marketplace dan HPP.
Kalkulator Biaya Shopee di Seller Centre dapat membantu menghitung estimasi biaya dan laba per produk. Halaman Tentang Fitur Kalkulator Biaya, diperbarui 21 Agustus 2026, menyebut hasilnya indikatif dan biaya yang tidak berlaku untukmu, misalnya isi saldo iklan otomatis dan biaya kampanye, tidak ditampilkan. Biaya iklan juga tidak ada di daftar isian kalkulator itu, jadi tambahkan sendiri pada hitunganmu.
Kalau hasilnya tipis, penyebabnya sering ada di tempat lain, bukan di iklan. Harga coret yang terlalu besar, voucher yang menggerus margin, atau biaya program yang lupa dihitung bisa membuat iklan terlihat gagal padahal produknya memang tidak punya ruang margin. Dasar menghitung harga ada di artikel cara menentukan harga jual.
Promo Khusus Pengguna Iklan: hemat biaya program atau jebakan belanja iklan
Halaman Promo Khusus Pengguna Iklan Shopee, diperbarui 11 September 2026, menautkan dua hal yang dulu terpisah: biaya Program Opsional Gratis Ongkir XTRA dan penggunaan iklan. Penjual yang pemakaian biaya iklan bersihnya mencapai ambang tertentu terhadap penjualan tiga puluh hari terakhir dapat membayar biaya program yang lebih rendah. Ambang ini berbeda untuk toko yang mayoritas penjualannya dari beberapa kategori elektronik dan perhiasan. Halaman itu juga memberi catatan bahwa ambang naik mulai 1 Desember 2026 untuk penjual non-Mall dan 1 Januari 2027 untuk penjual Mall. Angka ambang dan tarifnya jangan kamu ambil dari artikel ini, cek halamannya langsung karena sudah dijadwalkan berubah.
Biaya iklan bersih menurut halaman itu adalah biaya iklan per klik dan per seribu tayangan, dikurangi bonus saldo iklan dan bonus dari proteksi ROAS. Persentasenya dibandingkan dengan total penjualan toko, dan angka minimumnya terlihat di halaman utama Seller Centre atau halaman Iklan Shopee.
Di sinilah jebakannya. Menaikkan belanja iklan hanya untuk mencapai ambang bisa lebih mahal daripada penghematan biaya program yang kamu peroleh. Hitung dulu selisih biaya program pada penjualan yang lewat program itu, lalu bandingkan dengan tambahan biaya iklan yang diperlukan untuk mencapai ambang. Ilustrasi dengan angka rekaan: bila penghematan biaya program sebulan Rp300 ribu tetapi kamu harus menambah iklan Rp600 ribu yang ROAS-nya di bawah impas, kamu rugi. Penjelasan program itu ada di artikel Gratis Ongkir XTRA dan Promo XTRA.
Langkah mengelola iklan tanpa membakar saldo
- Tentukan tujuan satu per satu: menambah penjualan, menaikkan traffic, atau memperkenalkan toko. Tujuan menentukan metrik yang kamu pantau, seperti dijelaskan halaman resmi.
- Hitung ROAS impas untuk produk yang akan diiklankan sebelum membuat iklan. Produk yang labanya tipis sebelum iklan jarang layak diiklankan.
- Mulai dengan modal harian yang jelas batasnya. Halaman Iklan Shopee memperingatkan agar tidak menetapkan modal tanpa batas karena bisa menyebabkan pengeluaran berlebih.
- Biarkan iklan berjalan minimal tujuh hari pertama tanpa perubahan. Itu fase pembelajaran, dan perubahan terlalu awal mengganggu pengumpulan data.
- Setelah tujuh hari, ubah pengaturan bertahap, paling banyak dua puluh persen per langkah, dan paling banyak sekali sehari. Bila ROAS turun, turunkan modal atau naikkan target ROAS. Bila traffic turun, lakukan sebaliknya.
- Tiap minggu, cocokkan biaya iklan dengan laporan penghasilan, bukan hanya dengan dasbor iklan. Hitung ROI iklan dengan laba nyata, seperti di artikel ROAS impas.
- Catat dua angka untuk setiap pengisian saldo: jumlah saldo dan jumlah uang yang dibayar setelah PPN. Simpan faktur per bulan.
Bila performa iklan menurun padahal pengaturan sudah tepat, FAQ resmi menyarankan mengevaluasi produknya: foto, harga, atau permintaan pasar. Foto dan judul yang buruk tidak bisa diselamatkan dengan menambah modal. Panduan memperbaiki listing ada di artikel judul, deskripsi, dan foto produk Shopee.
Kesalahan yang sering terjadi
- Menganggap ROAS tinggi berarti untung, padahal omzet iklan belum dipotong biaya marketplace dan modal barang.
- Mengisi saldo besar sekaligus lalu baru sadar saldo tidak bisa dikembalikan.
- Mencatat saldo iklan tanpa PPN sehingga pengeluaran iklan terlihat lebih kecil dari yang sebenarnya.
- Mengubah target ROAS dan modal setiap hari sebelum fase pembelajaran selesai.
- Menetapkan target ROAS jauh di atas rekomendasi sehingga iklan hampir tidak tayang.
- Mengejar ambang Promo Khusus Pengguna Iklan tanpa menghitung apakah belanja iklan tambahan lebih besar dari penghematan biaya program.
- Mengabaikan faktur pajak iklan dan data NPWP di Informasi Perusahaan, padahal penerbitannya bergantung pada data itu.
Pertanyaan yang sering ditanyakan
Apakah Saldo Iklan Shopee bisa dikembalikan?
Tidak. Halaman Tentang Iklan Shopee per 21 Agustus 2026 menyebut Saldo Iklan tidak dapat dikembalikan setelah pembelian, termasuk bagi akun yang sedang dibatasi, dan hanya dapat dipakai untuk memasang iklan di Shopee.
Apakah pembelian Saldo Iklan dikenai PPN?
Ya. Menurut halaman resmi yang sama, setiap pembelian Saldo Iklan, termasuk isi saldo otomatis, dikenai PPN sebelas persen pada nominal akhir pembayaran setelah diskon. Saldo yang kamu terima sebesar nominal yang dibeli, tidak termasuk PPN.
Mengapa iklan saya terpotong padahal tidak ada yang klik?
Iklan Produk GMV Max, Iklan Banner, dan Iklan Live dikenakan biaya per seribu tayangan, sehingga biaya muncul saat iklan tampil. Hanya Iklan Toko yang dikenakan biaya per klik. Klik berulang yang disengaja atau aktivitas bot yang terdeteksi tidak dibebankan.
Berapa lama saya harus menunggu sebelum mengubah target ROAS?
Shopee menyarankan tidak mengubah pengaturan selama fase pembelajaran, yaitu tujuh hari pertama setelah iklan aktif. Setelah itu, hindari perubahan terlalu sering. Perubahan boleh paling banyak sekali sehari dan disarankan bertahap, maksimal dua puluh persen.
Bisakah GMV Max dan iklan lain berjalan pada produk yang sama?
Fitur GMV Max hanya bisa aktif pada satu iklan per produk. Bila iklan lain sudah ada, sistem otomatis menjeda iklan lain itu untuk produk yang sama selama GMV Max berjalan.
Apa itu biaya iklan bersih pada Promo Khusus Pengguna Iklan?
Biaya iklan per klik dan per seribu tayangan dikurangi bonus saldo iklan dan bonus dari proteksi ROAS. Persentasenya dibandingkan dengan total penjualan tiga puluh hari terakhir, menurut halaman Promo Khusus Pengguna Iklan per 11 September 2026.
Sumber dan rujukan
Aturan dan biaya marketplace di artikel ini dicocokkan dengan halaman resmi di bawah. Isi artikelnya ditulis ulang dengan kata kami sendiri, dan angka contohnya hanya ilustrasi. Halaman marketplace bisa berubah kapan saja, jadi tanggal akses menunjukkan kapan kami terakhir membacanya.
- Tentang Iklan Shopee
Jenis iklan, syarat Iklan Toko dan Banner, GMV Max, atribusi, Saldo Iklan, urutan potong, PPN, Faktur Pajak Iklan, metrik, dan FAQ.
- Promo Khusus Pengguna Iklan Shopee
Promo Khusus Pengguna Iklan, definisi biaya iklan bersih, dan jadwal perubahan ambang.
- Tentang Fitur Kalkulator Biaya
Isian dan batas Kalkulator Biaya untuk estimasi penghasilan bersih.
Catatan metode. Angka contoh (saldo iklan dan PPN, biaya iklan terhadap omzet, penghematan biaya program lawan belanja iklan) adalah rekaan. Cara menerjemahkan ROAS dasbor menjadi laba nyata dan membandingkan penghematan biaya program dengan tambahan belanja iklan adalah metode kerja REKAPIN, bukan ketentuan Shopee. Soal perpajakan hanya diringkas dari halaman sumber dan bukan nasihat pajak.
Tentang penerbit
REKAPIN Blog ditulis oleh Tim REKAPIN Finance, pembuat aplikasi pembukuan untuk seller TikTok Shop dan Shopee. Angka contoh di artikel adalah ilustrasi, dan aturan marketplace bisa berubah, jadi selalu cek sumber resminya. Cara kami menulis.



