Lewati ke konten utama
Tips Jualan11 menit baca

GMV Max TikTok Shop: Cara Kerja, Atribusi, Hari Promosi, dan Cara Menilai Iklan Otomatis

Cara GMV Max TikTok Shop menghitung pesanan, arti ROI di dasbor, kapan Hari Promosi menurunkan target, dan cara menguji apakah iklan otomatis benar untung.

Tim REKAPIN Finance

Redaksi REKAPIN Blog

Tangan memegang ponsel yang menampilkan daftar foto di depan laptop
Foto: @danielkorpai di Unsplash

Poin penting

  • GMV Max menghitung semua pesanan produk atau live yang dipromosikan saat campaign aktif, termasuk pesanan dari konten organik dan afiliasi, dengan atribusi klik satu hari pada tingkat produk. ROI di dasbornya karena itu belum tentu hasil iklan murni.
  • ROI GMV Max adalah total pendapatan kotor dibagi biaya. Pendapatan kotor itu masih sebelum komisi, biaya lain, retur, dan modal barang, sehingga titik impas harus kamu hitung sendiri dari laba per pesanan.
  • Hari Promosi otomatis menurunkan target ROI dan menaikkan anggaran selama kampanye besar. Itu menambah volume, tetapi menipiskan margin, jadi aktifkan hanya untuk produk yang masih untung pada target ROI yang lebih rendah.
Daftar isi
  1. 01Apa yang dilakukan GMV Max
  2. 02Atribusi: pesanan mana yang dihitung sebagai hasil GMV Max
  3. 03Metrik dasbor dan apa yang belum ada di dalamnya
  4. 04Membuat campaign: apa yang perlu dipilih
  5. 05Hari Promosi: menaikkan volume dengan memangkas target
  6. 06GMV Max dan diskon komisi platform
  7. 07Cara menguji apakah GMV Max benar untung
  8. 08Langkah menjalankan GMV Max dengan terkendali
  9. 09Kesalahan yang sering terjadi
  10. 10Pertanyaan yang sering ditanyakan
  11. 11Sumber dan rujukan

GMV Max dipromosikan sebagai iklan otomatis: pilih produk, tentukan target ROI dan anggaran, lalu biarkan sistem bekerja. Cara kerjanya memang praktis, tetapi justru karena otomatis, banyak keputusan berpindah dari tanganmu ke algoritme, termasuk keputusan pesanan mana yang dihitung sebagai hasil iklan.

Artikel ini membaca halaman resmi Tokopedia & TikTok Shop Academy tentang GMV Max, metrik dan atribusinya, serta Hari Promosi. Lalu kita bahas cara menguji sendiri apakah GMV Max di tokomu benar menghasilkan laba, bukan hanya pendapatan kotor yang besar di dasbor.

Apa yang dilakukan GMV Max

Halaman Produk GMV Max, diperbarui 12 Juni 2025, menggambarkan Product GMV Max sebagai tipe campaign yang secara otomatis memilih produk, aset materi iklan, dan penempatan yang cenderung mendorong pembelian. Kamu membuatnya di Seller Center. Sistem memakai semua aset yang tersedia, mengoptimalkan penayangan organik dan traffic berbayar, dan menayangkan iklan di feed TikTok, hasil pencarian, tab Toko, serta di Tokopedia lewat feed Untuk Kamu, pencarian, dan halaman produk.

Ada dua varian yang perlu kamu bedakan: Product GMV Max untuk produk dan LIVE GMV Max untuk sesi live. Sebelum memulai, halaman itu menyebut kamu perlu menghapus produk dari campaign Video Shopping Ads atau Product Shopping Ads, atau menonaktifkan campaign tersebut. Saat GMV Max dimulai, Product Shopping Ads otomatis dijeda.

Halaman GMV Max: Solusi Iklan Otomatis untuk Meningkatkan Traffic Berbayar, 21 Oktober 2025, menambahkan satu hal praktis: GMV Max membaca foto, deskripsi, harga, dan stok dari Seller Center, jadi kualitas listing menentukan kualitas iklannya. Agar tampil di aplikasi Tokopedia, produk juga harus aktif tersedia di Tokopedia lewat menu Kelola Produk. Halaman kursus itu bernada promosi dan menjanjikan ROI lebih tinggi. Perlakukan itu sebagai klaim yang perlu kamu uji dengan datamu sendiri, bukan sebagai kepastian.

Atribusi: pesanan mana yang dihitung sebagai hasil GMV Max

Bagian yang paling sering disalahpahami adalah atribusi. Halaman Penjelasan Metrik dan Atribusi GMV Max, 13 Juni 2025, menyebut semua pesanan dari produk yang dipromosikan, termasuk dari konten organik dan afiliasi, dihitung sebagai GMV Max. Pada Product GMV Max dan LIVE GMV Max, periode atribusinya real-time selama campaign aktif, dengan metode klik satu hari pada tingkat produk atau tingkat liveroom, dan GMV organik ikut dihitung.

Bandingkan dengan Shop Ads kustom: atribusinya tujuh hari setelah klik dan satu hari setelah tayangan pada tingkat toko, dan tidak menghitung GMV organik. Halaman itu memberi tabel skenario. Pengguna yang mengeklik iklan produk A lalu memesan produk A tiga hari kemudian dihitung oleh iklan kustom tetapi tidak oleh GMV Max. Pengguna yang mengeklik iklan produk A dan memesan produk A pada hari yang sama dihitung GMV Max, tetapi hanya saat campaign aktif. Pengguna yang tidak mengeklik atau menonton iklan, namun memesan produk yang dipromosikan GMV Max, tetap dihitung sebagai GMV Max.

Dua implikasi nyata. Pertama, pesanan yang sebenarnya datang dari video organikmu atau dari afiliasi bisa masuk ke ROI GMV Max, sehingga ROI di dasbor cenderung lebih besar daripada kontribusi iklan berbayar murni. Kedua, halaman itu hanya menghitung GMV untuk produk yang kamu promosikan. Produk yang tidak ada dalam campaign tidak ikut. Karena itu daftar produk dalam campaign memengaruhi angka yang kamu lihat.

Metrik dasbor dan apa yang belum ada di dalamnya

Metrik utamanya sederhana. Biaya adalah total pengeluaran iklan selama jadwal. Pesanan SKU adalah jumlah pesanan tiap SKU yang diselesaikan selama campaign. Biaya per pesanan adalah biaya dibagi pesanan. Total pendapatan kotor adalah jumlah yang dibayar pengguna ditambah subsidi dari toko, tidak termasuk subsidi pengiriman. ROI adalah total pendapatan kotor dibagi biaya.

Perhatikan kata kotor. Pendapatan kotor di sini belum dikurangi komisi platform, biaya pemrosesan pesanan, biaya program, retur, dan modal barang. Halaman metrik tidak menjelaskan apakah pesanan yang nanti dibatalkan atau diretur dikurangkan, jadi anggap angkanya belum bersih dan cocokkan dengan laporan penyelesaian. Selain itu, biaya GMV Max tidak muncul di laporan penyelesaian per pesanan, seperti dibahas di artikel rincian potongan TikTok Shop. Kamu harus mencatatnya sendiri, dan hati-hati agar tidak terhitung dua kali bila sudah ikut tercatat di file Income.

Membuat campaign: apa yang perlu dipilih

Langkah dari halaman Produk GMV Max kurang lebih begini. Buka Seller Center, pilih Shop Ads, lalu Buat iklan GMV Max. Pilih Promosikan produk. Di bagian Produk, kamu bisa mengaktifkan opsi promosikan semua produk atau menambah produk tertentu. Pilih target ROI, boleh mengikuti saran sistem atau menentukan sendiri. Isi anggaran harian, boleh mengikuti saran. Atur jadwal, lihat pratinjau channel pembelian, lalu tayangkan.

Dua catatan dari halaman itu perlu diingat. Bila kamu mengganti akun GMV Max, semua campaign GMV Max yang ada otomatis dinonaktifkan dan harus dibuat ulang di akun baru. Dan halaman kursus menyarankan menyertakan banyak produk yang memenuhi syarat, melengkapi detail dan visual produk, serta mengikuti anggaran rekomendasi lalu menyesuaikan seperlunya. Saran terakhir itu masuk akal untuk fase awal, tetapi anggaran rekomendasi bukan angka yang dihitung dari margin tokomu.

Hari Promosi: menaikkan volume dengan memangkas target

Halaman Hari Promosi pada GMV Max, 28 Oktober 2025, menjelaskan fitur ini untuk periode belanja puncak seperti Promo Tanggal Kembar dan Promo Gajian. Bila aktif, sistem menurunkan target ROI selama promosi dan menaikkan anggaran. Penurunan target ROI dapat sepuluh, dua puluh, atau tiga puluh persen, dan anggaran default naik lima puluh persen yang dapat kamu ubah. Jadwalnya bisa mengikuti kalender promosi default atau kamu atur sendiri, dan berlaku untuk campaign Product GMV Max dan LIVE GMV Max.

Halaman itu mencatat pembaruan cara hitung: target ROI promosi kini didasarkan pada yang lebih rendah antara rata-rata ROI tujuh hari non-promosi terakhir dan ROI yang kamu masukkan, baru dipotong persentase tadi. Artinya target ROI yang kamu isi terlalu tinggi tidak akan berpengaruh, karena sistem memakai tren terkini. Praktik terbaik yang disarankan: aktifkan tiga sampai lima hari sebelum acara agar sistem belajar, pasang target ROI yang realistis, pastikan anggaran memadai, dan unggah materi video atau live baru sebelum periode acara.

Sisi yang tidak ditekankan: menurunkan target ROI berarti sistem rela membeli traffic yang lebih mahal. Ini cocok bila produkmu masih untung pada ROI lebih rendah itu. Bila marginmu tipis, Hari Promosi membuat omzet naik dan laba bersih turun. Hitung dulu ROI impas produknya sebelum mengaktifkan.

GMV Max dan diskon komisi platform

Iklan ini berhubungan dengan komisi. Halaman Biaya Komisi Platform, 28 April 2026, menyebut produk atau live dengan campaign GMV Max yang aktif dan saldo cukup mendapat diskon komisi pada tingkat pesanan. Bila persentase pengeluaran GMV Max terhadap GMV toko dalam tiga puluh hari terakhir mencapai tiga persen atau lebih, ada diskon untuk seluruh toko. Hitungannya hanya mencakup GMV Max Produk dan LIVE, tidak termasuk iklan kustom dan iklan merek, dan statusnya bisa dilihat di Seller Center pada menu Pemasaran, Iklan Toko.

Konsekuensi untuk hitunganmu: komisi efektif pada pesanan GMV Max bisa lebih rendah daripada komisi standar. Masukkan komisi setelah diskon saat menghitung ROI impas produk yang diiklankan, dan ingat bahwa diskon hilang bila campaign tidak aktif atau saldonya habis. Jangan menaikkan belanja iklan hanya demi mencapai ambang diskon tanpa menghitung apakah penghematan komisinya lebih besar dari tambahan biaya iklan. Penjelasan komisi ada di artikel rincian potongan TikTok Shop, dan program lain yang memakai GMV Max ada di artikel Growth Xtra, PayLater, dan SAP.

Cara menguji apakah GMV Max benar untung

Mulai dari laba per pesanan sebelum iklan. Ilustrasi dengan angka rekaan, bukan tarif TikTok Shop: harga jual Rp80.000, modal barang Rp40.000, dan potongan marketplace total sekitar Rp12.000 per pesanan. Laba sebelum iklan Rp28.000. ROAS impas adalah harga jual dibagi laba sebelum iklan, yaitu sekitar 2,9. ROI di dasbor 2,5 berarti rugi walaupun omzet terlihat besar, sedangkan ROI 3,5 menyisakan laba. Rumus dan contoh lengkap ada di artikel ROAS impas.

Setelah itu, uji kontribusi iklan sebenarnya. Karena atribusi GMV Max mencakup pesanan organik dan afiliasi, bandingkan penjualan produk yang sama pada periode serupa sebelum dan sesudah campaign berjalan. Jika kenaikan penjualannya jauh lebih kecil daripada pendapatan kotor yang diklaim dasbor, sebagian besar yang dihitung adalah penjualan yang akan terjadi juga tanpa iklan. Perbandingan ini kasar, tetapi lebih jujur daripada menerima angka dasbor apa adanya.

Terakhir, cocokkan dengan uang yang benar-benar cair. Ambil biaya GMV Max sebulan, lalu cocokkan dengan laba bersih toko dari laporan penyelesaian, seperti di artikel cara membaca file Income TikTok Shop. Bila biaya iklan naik tetapi laba bersih tidak ikut naik, iklan tidak sedang membantumu, apa pun yang ditampilkan ROI.

Langkah menjalankan GMV Max dengan terkendali

  1. Hitung laba per pesanan dan ROAS impas untuk tiap produk. Iklankan hanya produk yang punya ruang margin.
  2. Perbaiki listing lebih dulu: foto, judul, deskripsi, harga, dan stok. GMV Max menyusun iklan dari data ini.
  3. Buat campaign dengan target ROI di atas ROAS impasmu, bukan di bawahnya, dan anggaran harian yang sanggup kamu relakan hilang bila hasilnya buruk.
  4. Beri campaign waktu untuk belajar sebelum mengubah pengaturan. Perubahan terlalu sering membuat sulit tahu penyebab naik turunnya hasil.
  5. Catat penjualan produk yang sama sebelum campaign sebagai pembanding, supaya kamu bisa menilai kontribusi iklan sebenarnya.
  6. Sebelum kampanye besar, aktifkan Hari Promosi hanya untuk produk yang masih untung pada target ROI lebih rendah, dan lakukan tiga sampai lima hari lebih awal.
  7. Tiap minggu, cocokkan biaya GMV Max dengan laba bersih dari laporan penyelesaian dan catat selisihnya.

Bila hasilnya tidak masuk akal setelah beberapa minggu, kembalikan ke dasar: apakah produknya, harganya, dan potongannya benar-benar memberi ruang untuk iklan. Cara menetapkan harga yang memperhitungkan semua potongan ada di artikel cara menentukan harga jual.

Kesalahan yang sering terjadi

  • Membaca ROI GMV Max sebagai laba, padahal itu pendapatan kotor dibagi biaya.
  • Mengira semua pendapatan di dasbor berasal dari iklan, padahal pesanan organik dan afiliasi ikut dihitung.
  • Mengaktifkan Hari Promosi pada produk bermargin tipis sehingga omzet naik tetapi laba turun.
  • Mengganti akun GMV Max tanpa sadar bahwa campaign lama otomatis dinonaktifkan.
  • Mencatat biaya GMV Max dua kali karena sebagian sudah ada di file Income.
  • Mengejar ambang diskon komisi tanpa menghitung biaya iklan tambahannya.
  • Mengandalkan klaim promosi di halaman kursus tanpa menguji dengan data toko sendiri.

Pertanyaan yang sering ditanyakan

Apakah ROI GMV Max sama dengan laba?

Tidak. Menurut halaman metrik GMV Max per 13 Juni 2025, ROI adalah total pendapatan kotor dibagi biaya. Pendapatan kotor itu belum dikurangi komisi, biaya lain, retur, dan modal barang, sehingga laba harus kamu hitung sendiri.

Mengapa pesanan dari video organik saya ikut dihitung GMV Max?

Karena atribusi Product GMV Max dan LIVE GMV Max bersifat real-time selama campaign aktif dan mencakup GMV organik untuk produk atau liveroom yang dipromosikan. Pesanan dari konten organik dan afiliasi pada produk itu ikut dihitung.

Apa bedanya atribusi GMV Max dengan Shop Ads kustom?

Shop Ads kustom memakai klik tujuh hari dan tayangan satu hari pada tingkat toko tanpa GMV organik. GMV Max memakai klik satu hari pada tingkat produk atau liveroom, real-time saat campaign aktif, dan menghitung GMV organik.

Apa yang terjadi bila saya mengganti akun GMV Max?

Semua campaign GMV Max yang sudah ada otomatis dinonaktifkan dan perlu dibuat ulang di akun GMV Max yang baru, menurut halaman Produk GMV Max.

Kapan sebaiknya mengaktifkan Hari Promosi?

Halaman Hari Promosi menyarankan mengaktifkan tiga sampai lima hari sebelum periode acara, memakai target ROI yang realistis, memastikan anggaran memadai, dan memperbarui materi video atau live. Aktifkan hanya untuk produk yang masih untung pada target ROI yang lebih rendah.

Apakah GMV Max memengaruhi komisi platform?

Ya. Halaman Biaya Komisi Platform per 28 April 2026 menyebut diskon komisi tingkat pesanan untuk campaign yang aktif dan diskon seluruh toko bila persentase pengeluaran GMV Max terhadap GMV tiga puluh hari terakhir mencapai ambang. Cek ambang dan tarif yang berlaku di halaman itu.

Sumber dan rujukan

Aturan dan biaya marketplace di artikel ini dicocokkan dengan halaman resmi di bawah. Isi artikelnya ditulis ulang dengan kata kami sendiri, dan angka contohnya hanya ilustrasi. Halaman marketplace bisa berubah kapan saja, jadi tanggal akses menunjukkan kapan kami terakhir membacanya.

  1. Produk GMV Max

    Tokopedia & TikTok Shop Academy, terbit 12 Juni 2025. Diakses 4 Oktober 2026.

    Cara kerja Product GMV Max dan langkah membuat campaign.

  2. Penjelasan Metrik dan Atribusi GMV Max

    Tokopedia & TikTok Shop Academy, terbit 13 Juni 2025. Diakses 4 Oktober 2026.

    Metrik dasbor, periode dan metode atribusi, serta tabel skenario atribusi.

  3. Hari Promosi pada GMV Max

    Tokopedia & TikTok Shop Academy, terbit 28 Oktober 2025. Diakses 4 Oktober 2026.

    Cara kerja Hari Promosi, pembaruan target ROI, dan praktik terbaik.

  4. GMV Max: Solusi Iklan Otomatis untuk Meningkatkan Traffic Berbayar

    Tokopedia & TikTok Shop Academy, terbit 21 Oktober 2025. Diakses 4 Oktober 2026.

    Manfaat, cara kerja, dan tips praktik terbaik dari kursus GMV Max.

  5. Biaya Komisi Platform

    Tokopedia & TikTok Shop Academy, terbit 28 April 2026. Diakses 4 Oktober 2026.

    Diskon komisi untuk campaign GMV Max dan syarat diskon seluruh toko.

Catatan metode. Angka contoh (laba per pesanan, potongan, ROAS impas) adalah rekaan, bukan tarif TikTok Shop. Cara menguji kontribusi iklan dengan membandingkan penjualan sebelum dan sesudah campaign adalah metode kerja REKAPIN, bukan fitur TikTok Shop. Klaim promosi tentang ROI lebih tinggi pada halaman kursus tidak dikutip sebagai fakta.

Bermanfaat? Bagikan artikel ini

Tentang penerbit

REKAPIN Blog ditulis oleh Tim REKAPIN Finance, pembuat aplikasi pembukuan untuk seller TikTok Shop dan Shopee. Angka contoh di artikel adalah ilustrasi, dan aturan marketplace bisa berubah, jadi selalu cek sumber resminya. Cara kami menulis.

Ingin hitungan seperti ini dikerjakan otomatis? Lihat REKAPIN Finance atau tonton video tutorialnya.

Artikel terkait

Lihat semua artikel